Praktisi Sepak Bola Ramai-Ramai Serukan Perdamaian Perang Rusia Ukraina

muzweek.net – Praktisi Sepak Bola Ramai-Ramai Serukan Perdamaian: Pemain Ukraina Meminta Rusia Stop Perang. Agresi Rusia ke Ukraina mengambil alih perhatian sepak bola dunia. Slavia Praha, Barcelona, sampai pemain Atalanta mengatakan supaya perang selekasnya disetop.

Pertandingan play-off Liga Europa di antara Napoli versus Barcelona diawali dengan sebuah pesan yang cantik. Ke-2 team bersama menghamparkan banner dengan pesan yang paling tegas yaitu ‘Stop War’.

Sekarang ini, keadaan di Eropa memanglah tidak sedang baik saja. Presiden Rusia, Vladimir Putin, sudah melemparkan maklumat perang pada Ukraina. Bahkan juga, Rusia mulai lakukan gempuran militer.

Perang yang terjadi di antara Rusia dan Ukraina dicemaskan bawa imbas jelek untuk dunia. Karena, keadaan diprediksikan akan semakin panas bila beberapa negara lain mengambil bagian dari perselisihan ke-2 negara.

Beragam demonstrasi menyumpah perang diadakan di seluruh dunia. Tidak kecuali di atas lapangan hijau. Pertandingan play-off Liga Europa dan UEFA Confrence League jadi pentas ‘protes’ perang Rusia dan Ukraina.

3 Pemain Sepak Bola Eropa yang Keluarganya Terimbas Perang Rusia Ukraina

Agresi Rusia ke daerah Ukraina memacu perang yang menelan korban jiwa. Seringkali pesepak bola yang merumput di beberapa liga hebat Eropa dibikin cemas karena keluarga mereka terimbas perang. Presiden Rusia Vladimir Putin melangsungkan operasi militer ke daerah Ukraina dengan melumpuhkan lapangan terbang dan pembangkit listrik tenaga nuklir, Kamis (24/2/2022). Agresi militer membuat masyarakat sipil turut jadi korban.

Pemain yang keluarganya terimbas perang biasanya pemain yang dari Ukraina atau pemain asing yang merumput di Ukraina. Sebutlah saja nama Vitaliy Mykolenko (Everton) dan deretan pemain yang lain jadi korban. Berikut tiga pemain yang keluarganya terimbas perang Rusia versus Ukraina:

  • Vitaliy Mykolenko

Mykolenko, pemain Ukraina yang baru diambil Everton di transfer bursa Januari lalu, membuat suatu upload di Instagram. Dia mengeklaim jika gempuran Rusia sudah membuat masyarakat sipil terbunuh dan orang tuanya juga sekarang terkepung

“Susah untuk dengar suara kuatir orangtua saya yang mencari peluang membuat perlindungan diri sendiri, dan menolong seseorang dan saya tidak bisa menolong orangtua saya,” kata pemain dari Cherkasy, Ukraina itu.

  • Vitinho

Vitinhho sebagai pemain dari Brasil yang merumput bersama club Ukraina, Dynamo Kiev. Pemain namanya komplet Victor Vinicius Coelho dos Santos sekarang pindah dengan keluarganya ke sebuah lantai dasar hotel untuk menghindar gempuran udara. Bek Sahkhtar Donestk, Marlon Santos, sempat melaunching video ke sosial media saat Vitinhho pindah di hotel dengan keluarganya. Marlon Santos sampai minta pemerintahan Brasil untuk turun tangan mengevakuasi masyarakatnya di Ukraina.

  • Ruslan Malinovskyi

Ruslan Malinovskyi sempat disangsikan dapat bermain di pertandingan menantang Olympiakos di Liga Europa, Jumat (25/2/2022). Bukan masalah cidera atau permasalahan lain, tapi keadaan psikis. Sekarang ini, keluarga Malinovskyi masih ada di Ukraina dan dalam teror perang. Di pertandingan itu Malinovskyi rayakan golnya dengan cukup emosional. Ia memperlihatkan pesan di kaos yang digunakannya. ‘No War In Ukraine’. Demikian kalimat yang tercantum pada kaos dalam yang digunakan Malinovskyi saat bela Atalanta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.