Tutorial Wisata Bersama Anak yang Sudah Remaja

muzweek – Remaja memang cenderung memilih untuk berwisata bersama rekanan seumuran dibanding dengan orang-tua. Tapi, tidak ada salahnya Anda membuat wisata bersama si remaja.

Untuk makin mengakrabkan diri antara orang-tua dan anak, bisa saja misalnya kerjakan perjalanan wisata antara ibu dengan remaja wanita atau ayah dengan remaja lelaki. Jika Anda tak pernah berwisata berdua dengan anak Anda yang remaja, berikut tutorial yang perlu Anda baca.

Ulas terkait waktu berwisata

Jangan sampai segera tetapkan sendiri kapan waktu terbaik untuk berwisata. Ulas bersama anak Anda. Ketika liburan sekolah saat ini sebagai saat yang cocok. Tapi, imbangi antara jadwal Anda dengan anak Anda.

Tetapkan bersama arah wisata yang Anda harap

Ulas arah wisata yang mana akan Anda dan anak Anda kunjungi. Jika saat yang memungkinkan hanya sebentar, karenanya tetapkan arah wisata yang dekat dari rumah. Bila saat yang didapatkan panjang, karenanya bisa tentukan arah yang lumayan jauh. Jika ini pertama kali Anda dan si remaja berwisata berdua saja, tak perlu tetapkan arah luar negeri. Tapi, mencari arah dalam negeri yang jarak masih bisa dicapai. Ingat-ingatlah bukan tujuan sebagai khusus, tapi proses perjalanan wisata itu. Jangan tetapkan arah yang membuat Anda repot di jalan. Utamakan faktor kenyamanan. Tetapkan arah yang umum terima wisatawan, yaitu memiliki berbagai pilihan sarana, berbagai aktivitas wisata, dan akses yang mudah. Jika tidak, Anda tentu tidak mau menghabiskan waktu di perjalanan dengan terus berunding dengan si remaja, kan?

Buat jadwal dan lajur wisata

Beberapa tempat wisata apa yang ingin Anda dan si remaja datangi? Bikinlah daftar tempat wisata yang ingin Anda kunjungi, lalu buatlah daftar tempat wisata yang ingin didatangi anak Anda. Seterusnya atur yang mana lebih kurang sama akan disayangi. Tetapkan tempat wisata yang mengikutkan kegiatan bersama antara Anda dan anak Anda. Misalnya, kegiatan membuat keramik atau rafting. Jika ada kesukaan masing-masing yang tidak bisa terusik menuntut, sepakatkan saja. Misalnya di siang hari berkunjung ke museum target Anda, lalu saat malam hari menyaksikan acara musik di kafe yang sudah lama ingin dikunjungi si remaja.

Makan di mana?

Tak perlu cari restoran fine dining untuk makan makan malam. Cukup cari makanan di rumah makan atau warung pinggir jalan. Tidak ada salahnya Anda turuti saran anak Anda di mana tempat makan dengan makanan nikmat dan keadaan menarik. Jika ternyata di dalamnya remaja semua, cicip saja dan bernostalgia seakan Anda muda kembali.

Tutorial Wisata Bersama Anak yang Sudah Remaja

Bagaimana jika si remaja ingin membawa rekanan?

Ingat-ingatlah arah Anda berwisata dengan anak Anda. Jika arah Anda untuk sama mengenal ke-2 nya, tolaklah secara halus dan katakan bila Anda hanya ingin berdua dengan anak Anda. Bila si remaja mereferensikan ini karena takut bosan, karenanya berwisatalah dalam waktu tidak kelamaan. Cukup berwisata sejauh 3 hari saja. Ini untuk memberikan beberapa kesan yang dalam dan semoga saja di muka anak Anda yang malah sampaikan kemauan untuk berwisata berdua dengan Anda.

Biarkan anak Anda mengatur sendiri barang bawaannya.

Si remaja tengah bergerak dewasa. Anda bisa saja memberinya saran-saran. Tapi tak perlu sampai menyuruhnya. Optimis saja ia membawa barang-barang yang penting untuk dibawa. Misalnya sandal gunung karena akan berwisata hiking. Atau, baju renang karena arah Anda adalah pantai. Ini membuat anak Anda belajar bertanggung-jawab dengan barang bawaannya. Tapi, ingatkan dia jika memang barang bawannya terlalu berat.

Tetap bertindak jadi orang-tua.

Walaupun Anda bisa mulai menyesuaikan diri sebagai rekanan dengan si remaja, tapi ingatlan bila Anda orang tuanya. Tetaplah menegur, tentu dengan sikap halus, jika Anda terasa anak Anda melakukan tindakan tidak sopan. Misalnya, ia lupa mengucapkan terima kasih ke pelayan restoran. Tegurlah dengan berbisik, tak perlu menjelaskannya dari muka sebagian orang. Ingatkan dia untuk selalu memberitahu Anda sebelum ingin ke mana, walau itu sekedar akan ke toilet.

Kejadian sendiri.

Kadang saat berwisata, si remaja ingin cicipi kejadian sendiri mencari satu tempat. Biarkan dia kerjakan ini. Oleh karena itu, bekali ia uang sekedarnya dan jangan diabaikan performnya mencolok baik dari segi kesopanan atau terkesan terbatas. Selain itu, optimis Anda kenali akan ke mana ia pergi. Baiknya ia kerjakan ini di siang hari saja.

Aktivitas yang menarik buat dikerjakan.

Tetapkan kegiatan wisata yang akan mengikutkan keterkaitan Anda berdua. Misalnya wisata membuat satu hal, seperti membatik, memproses masakan tradisional di daerah pada tempat, dan sebagainya. Bisa juga menyaksikan seni pertunjukan. Ingin yang lebih menantang? Coba kerjakan rafting bersama anak Anda atau permainan luar biasa lainnya. Hiking sampai bersepeda bersama menarik.

Posted on