Lakukan Hal Ini Pada Laptop Kamu Agar Tahan Lama

muzweek.net – Seperti anak kandungan, laptop atau notebook pula butuh merasai cinta-kasih dari pemiliknya. Disamping melindungi perform masih tetap sempurna, notebook yang terurus dapat berusia panjang. Pemakai akan jarang-jarang dipusingkan berkenaan eror serta harus bolak balik menggunakan layanan reparasi. Diluar itu, laptop mulus punyai nilai jual yang bersaing, bahkan bisa saja buat kamu gunakan temurun.

Untuk meyakinkan notebook masih tetap sehat, kamu butuh membentuk rutinitas menjaga laptop dengan baik. Kamu harus melihat kesehatan laptop dari sisi fitur keras serta lunaknya. Yok, baca keterangan selengkapnya!

1. Melengkapi notebook dengan sarung serta perlindungan monitor

Gak boleh nanti notebook tergesek serta terserang dent monitor. Sedikitnya pakai perlindungan monitor serta sarung saat awal mula beli laptop. guncangan serta guratan bisa turunkan kwalitas laptop secara penting ingat bagian didalamnya rapuh.

Kita juga dapat menerapkan skin maupun case pada laptop kecintaan kita. Tapi, teknik ini tidak demikian direferensikan sebab durabilitasnya kurang kuat.

2. Teratur bersihkan notebook

Siapa duga, benda kecil seperti debu kalau didiamkan lama dapat jadi teror buat laptop kita. Rumor yang biasa ada, yakni suara speaker pecah, penyumbatan pada keyboard, garis lembut pada monitor, hingga sampai korsleting.

Untuk menghindar debu ataupun kotoran yang lain, kita harus teratur bersihkan laptop, baik bagian luar ataupun dalam. Mulai investasikan alat pencuci electronic. Bikin agenda pembersihan lebih kurang 1 bulan sekali pada sisi luar serta tiga bulan sekali pada sisi dalam. Paling sering, lebih bagus!

Kalau kesukaran bersihkan bagian dalam, kamu dapat memandang susunan laptop yang ada di buku panduan serta mulai rapi-rapi. Bila tak bertemu, rujukan yang lain dapat kamu lewat Google maupun YouTube dengan menuliskan nama seri laptop serta keyword teardown.

Tak percaya diri bersihkan sendiri? Minta layanan service paling dekat untuk lakukan tune-up. Lihat tiap prosesnya serta coba jalankan sendiri di lain kali.

3. Saksikan ulangi sikap kita dalam memanfaatkan notebook

Kerap buka notebook dalam tempat umum, masukkan notebook dalam tas yang sesak penuh, serta mematikan notebook secara paksakan membuat notebook riskan hancur. notebook adalah fitur yang terpadu . Sehingga, kerusakan satu bagian tertentu dapat menjalar ke bagian lain hingga memerlukan reparasi dengan ongkos yang cukup banyak.

Saat kita mempunyai memberlakukan serta menggunakan notebook secara bagus, gunanya sungguh-sungguh dapat kamu rasa dalam waktu yang lama. Kita dapat terus membuat pekerjaan, dengarkan musik, menyaksikan film, serta main video permainan kapan saja kita pengin. Karena itu, pakai notebook secara bagus, ya.

4. Yakinkan arus listrik pada catu daya konstan

Fitur electronic bisa bekerja tanpa atau dengan catu daya, yakni battery. Notebook punyai battery sekalian pengisi daya yang mengontrolnya masih tetap bekerja. Pada waktu isikan daya battery dengan pengisi daya, kamu harus meyakinkan tegangan listrik yang mengucur dalam rumah konstan biar tidak ada korsleting. Bagaimana triknya?

Pakai alat yang memiliki nama voltmeter. Voltmeter punyai kekuatan untuk menghitung turun-naiknya voltase secara bagus. Kalau hasil pengukur voltase konstan, kita tidak usah beli sesetel stabilizer untuk menyetabilkan tegangan listrik.

Diluar itu, jauhi isikan daya penuh secara tanpa henti serta memanfaatkan battery sampai terkuras habis. Rutinitas ini dapat membuat ketahanan battery menurun serta riskan korsleting!

5. Rawat fitur lunaknya pula, ya!

Pada bagian fitur lunak, sejumlah cara fundamental yang dapat dikilas-balik selanjutnya oleh pemakai:

  • Pakai Disk Clean-up;
  • Pakai Defragment;
  • Jadwal disk cek,
  • Lepas program yang tak dipakai;
  • Lepas program yang ada kandungan virus; serta
  • Non-aktifkan startup tak penting.

Kalau lima soal di atas dilaksanakan teratur, notebookmu akan terlepas dari kerusakan struktur yang mengakibatkan perform turun. Kerusakan struktur umumnya bisa muncul karena virus, penuhnya penyimpanan, peniadaan file penting dalam struktur, serta temperatur laptop yang tinggi sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.