Pertumbuhan Facebook Merosot Zuckerberg Hilang 400 Triliun Lebih

muzweek.net – Meta sebagai induk Facebook, mencatat rekor yang serupa sekali tak membahagiakan. Harga saham mereka turun maka dari itu menuliskan pengurangan nilai perusahaan paling besar sejauh riwayat pasar saham di Amerika Serikat.

Seperti pemberitaan dari CNBC, kapitalisasi pasar Meta terpangkas USD 237,6 miliar atau lebih pada Rp 3.400 triliun. Ini lebih besar dari rekor awal kalinya yang digenggam Apple waktu kehilangan valuasi USD 182 miliar di September 2020.

Facebook sempat mengenyam peristiwa sama, adalah pengurangan USD 119 miliar pada tahun 2018. Tapi jumlah ini kali seperti dikatakan, lebih tinggi.

Sebagai contoh, jumlah USD 237 miliar itu makin besar dibanding dengan nilai pasar perusahaan seperti Netflix, McDonalds, Morgan Stanlet serta AT&T. Bahkan juga makin tinggi ketimbang gabungan nilai General Motors, Uber serta Barclays.

Pengurangan valuasi Meta itu susul pemberitahuan dari perusahaan jika perkembangan pemakai Facebook melamban. Di kwartal paling akhir 2021, pemakai aktif harian Facebook turun.

Pemakai aktif harian (DAU) Facebook sedikit turun dari 1,93 miliar jadi 1,929 miliar di Q4 2021. Ini kali pertamanya pemakai aktif harian Facebook turun dalam sebuah kwartal, meskipun sebenarnya mulai sejak dikeluarkan perkembangan pemakai Facebook terus positif.

Jumlah pemakai aktif bulanan (MAU) Facebook di era yang serupa masih flat dari kwartal awal kalinya adalah 2,9 miliar. Perkembangan pemakai di Instagram serta WhatsApp masih tetap flat di Q4 2021.

CEO Meta Mark Zuckerberg menuturkan turunnya jumlah pemakai aktif harian Facebook ikut dikuasai oleh perebutan yang tambah ketat dari TikTok.

“Kami lagi ada pada tengah pertukaran pelayanan kami ketujuan pola video berdurasi pendek seperti Reels,” kata si pendiri Facebook, seperti diambil dari Engadget.

Mark Zuckerberg Keluar Dari Daftar 10 Orang Paling kaya Di Dunia

Saham Meta turun 26% serta kehilangan valuasi pasarnya sampai USD 200 miliar. Oleh karena itu, kekayaan Zuckerberg turut menyusut jadi USD 84,3 miliar, berdasar pada data Forbes.

Sehabis kehilangan nyaris USD 30 miliar, Zuckerberg tidak masuk ke daftar 10 orang paling kaya di dunia vs Forbes. Dia saat ini ada pada rangking 12, di bawah dua pelaku bisnis asal India Mukesh Ambani serta Gautam Adani.

Rugi sebesar USD 29,8 miliar yang dirasakan Zuckerberg sebagai rugi dalam satu hari paling besar ke-2 dalam riwayat. Di peringkat ke-1 ada Elon Musk yang kehilangan USD 35 miliar di November lalu sehabis mencuit dapat jual 10% sahamnya di Tesla.

Musk yang sekarang sebagai orang paling kaya di dunia kehilangan USD 25,8 miliar minggu kemarin, seperti diambil dari CNBC, Jumat (4/2/2022).

Saham Meta turun sehabis mereka mengasumsikan perkembangan pemasukannya yang lebih kurang kuat di kwartal seterusnya. Raksasa social media ini menuturkan peralihan aturan khusus di iOS yang dikukuhkan oleh Apple dapat pengaruhi pemasukan mereka dari iklan sampai USD 10 miliar.

Diluar itu dalam laporan akunting Meta untuk Q4 2021, terkuak jika pemakai aktif harian Facebook turun untuk kali pertamanya. Pemakai aktif harian Facebook sedikit turun dari 1,93 miliar jadi 1,929 miliar di Q4 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.